Mau AC Anda Awet dan Tidak Mudah Rusak? Begini Caranya!

Meski merk ac sangat berpengaruh pada kualitasnya sehari-hari, tetapi cara penggunaan yang baik dan bijak juga turut menentukan apakah performanya awet atau tidak. Semahal-mahalnya merk AC yang terkenal sekalipun, jika cara penggunaannya salah dan tidak sesuai dengan aturan, tidak akan menjamin AC mahal Anda bisa bertahan lama. Maka dari itu, Anda tidak perlu gengsi dan minder memilih ac yang standard, tetapi memakainya dengan cara yang bijak. Karena AC yang baik adalah AC yang disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya.

Lalu, bagaimanakah cara pemakaian AC agar awet dan tidak mudah rusak? Berikut ini kami memberikan tips yang mudah dan bisa Anda praktekkan sehari-hari, diantaranya:

  1. Jangan mati-hidupkan AC

Poin awal yang biasanya dilanggar oleh Anda yang mempunyai anak kecil adalah: kebiasaan memainkan ac dengan cara mematikannya lalu menghidupkannya kembali secara cepat. Kebiasaan yang dianggap aman-aman saja ini, ternyata sangat bisa mempengaruhi kualitas ac di masa yang akan datang. Jika memang Anda mematikan ac dan harus menyalakannya kembali karena suatu hal, sebaiknya tunggulah sejenak sekitar 1 menit. Selain memberikan kesempatan mesin untuk beristirahat, hal tersebut juga akan memberikan waktu yang cukup bagi oli kompressor dan gas freon untuk kembali ke kompresor.

  1. Jangan mengatur suhu di bawah 18 derajat

Banyak dari Anda yang mungkin melakukan kesalahan ini, yakni menyetel remote ac dengan suhu di bawah 18 derajat dan dengan kecepatan kipas/fan yang maksimum. Hal ini akan menjadikan mesin AC Anda bekerja secara terus menerus dan tanpa istirahat. Itu dikarenakan, kompresor AC tidak dapat mengubah suhu di dalam ruangan menjadi 18 derajat. Apalagi mengingat kondisi Indonesia yang berada di garis kathulistiwa. Kompresor AC yang bekerja tanpa istirahat, akan berdampak pada borosnya pemakaian listrik. Bahkan untuk jangka waktu yang lama, bisa mempengaruhi performa AC yang berujung pada kerusakan.

  1. Jangan biarkan pintu atau jendela terbuka

Poin selanjutnya ini, mungkin sudah sering Anda dengar dan menjadi saran yang klasik. Namun meski begitu, tetap saja banyak yang masih melakukan kebiasaan kuno ini. Menutup rapat setiap ruangan yang diberi fasilitas AC, bertujuan untuk menjaga suhu ruang agar tetap dalam kondisi yang dingin. Karena begitu ada pintu atau jendela yang terbuka, angin dingin akan langsung keluar ruangan. Hal tersebut akan membuat ac kembali berusaha menurunkan suhu di dalam ruangan. AC yang seharusnya bisa beristirahat ketika suhu ruang sudah sesuai dengan settingan di remote, akan kembali dan terus bekerja tanpa berhenti jika ada udara panas yang masuk dari luar ruangan.

  1. Service secara rutin

Poin terakhir yang kadang masih sering diabaikan oleh pengguna AC adalah menservicenya secara rutin. Janganlah menunggu ac terasa panas, baru akan Anda service. Penumpukan debu dan kotoran akan berdampak pada kerusakan mesin dan komponen ac. Selain itu, faktor kualitas udara yang terhirup akan membuat kesehatan dan pernafasan Anda terganggu. Menunda service ac ketika sudah jadwalnya tiba, juga turut mempengaruhi pemborosan energi listrik rumah Anda.

Bagi Anda yang berada di Makassar, cucilah ac Anda pada tenaga https://www.sejasa.com/service-ac/sulawesi-selatan/makassar”>service ac Makassar yang profesional dan terpercaya. Setidaknya, ac butuh tiga bulan sekali untuk dicuci dan menghilangkan debu-debu kotoran di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *