Cara Mengobati Influenza Pada Anak Tanpa Obat

Sudah bukan rahasia lagi jika anak-anak sangat rentan terhadap penyakit, apalagi influenza. Influenza atau flu yang bahkan sering disebut dengan pilek, memang sangat mudah mengenai anak-anak yang tentunya akan membuat orang tua menjadi cemas dan panik. Ketika sedang panik, biasanya orang tua akan langsung memberikan obat pilek atau demam, sebagai cara mengobati influnza pada anak.

Memang hal tersebut adalah hal yang lumrah atau wajar, karena di Indonesia sendiri sudah mendarah daging ketika seseorang yang terserang penykakit, maka jalan yang paling cepat adalah memberinya obat. Namun, yang perlu diketahui dan diingat oleh orang tua adalah kondisi tubuh anak-anak sangat berbeda dengan tubuh orang dewasa. Pemakaian obat pun jadinya tidak boleh secara sembarangan.

Apalagi jika anak yang sakit masih berusia kurang dari 2 tahun, tidak boleh diberi sembarangan obat termasuk obat yang sering dijual secara bebas di pasaran. Karena jika orang tua tidak berhati-hati, dikhawatirkan akan berdampak buruk pada anak. Dampak terburuk dari salah pemberian obat pada anak adalah kematian. Maka dari itu, mulailah untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Akan tetapi, boleh tidak sih menggunakan obat yang biasa digunak sebagai pereda nyeri atau turun panas seperti paracetamol? Sebelumnya, orang tua harus tahu bahwa anak-anak yang terkena virus influenza akan baik paling lama tujuh hari sejak pertama kali merasakan demam. Lalu penggunaan obat sepreti paracetamol bukanlah hal yang dilarang, tetapi obat ini sebenarnya adalah hanya sebatas untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan anak ketika mengalami influenza. 

Maka dari itu, orang tua jangan terlalu mengharapkan bahwa anak akan sembuh dengan memakai menggunakan paracetamol saja. Hal ini karena obat parasetamol yang diberikan kepada anak tidak akan bisa menghilangkan virus flu. Meski begitu, orang tua tidak perlu terlalu khawatir karena flu atau pilek yang mereka alami tidak terlalu berbahaya. Demam yang terasa adalah karena ciri dari pertumbuhan anak serta menjadi bukti bahwa anak-anak bisa melawan virus yang akan masuk ke dalam tubuh, oleh sebab itu ibu harus mengetahui cara mengobati influenza pada anak tanpa obat.

Penggunaan paracetamol sendiri memiliki batas usia tertentu. Jika anak masih di bawah usia 3 bulan, paracetamol memang tidak disarankan untuk diberikan kepada anak. Dosis yang harus diberikan pun memang membingungkan, maka dari itu harus ada saran dari dokter. 

Selain obat paracetamol, ada pula pilihan lain untuk obat penurun panas yaitu ibuprofen. Batas usia yang boleh memakai ibuprofen dimulai dari usia 6 bulan, artinya anak yang usianya di bawah itu tidak diperbolehkan untuk memakai obat tersebut. Bagi anak yang usianya masih 6 bulan pun harus melihat gejala yang muncul, apabila anak mengalami sakit pada perut, muntah yang terus menerus, serta dehidrasi tidak diperkenankan untuk diberikan ibuprofen. Lagipula, setiap pemberian ibuprofen pada anak, harus menurut resep dokter.

Cara mengobati influenza pada anak tanpa obat, bisa beralih pada hal lain. Menurut id.theasianparent.com, caranya adalah dengan memperbanual istirahat dan tidur, memperbanyak minum air putih atau bisa pula dengan air jeruk nipis yang hangat dan dicampur dengan sedikit madu asli. Di sebuah penelitian, menyarankan agar anak diberikan sup ayam yang hangat karena memiliki kandungan sistein, yaitu salah satu jenis dari asam amino yang berfungsi untuk mengurangi lendir di dalam hidung, tenggorokan, serta paru-paru yang dialami oleh anak yang terserang influenza.Itulah ulasan mengenai cara mengobati influenza pada anak tanpa obat yang bisa dilakukan orang tua. Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

About

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *